WASWASOLEH: MUSTOPA KAMAL BTRKau tawai saban malam dengan tari-tarian dosa pada kalbu paling zina. Bermain petak umpet dengan Izrail adalah ikhtiar paling sia-sia. Acapkali tangismu terbahak-bahak, lalu sekejap tawamu tersedu-sedu. Kau setubuhi tetarian itu untuk memantik gerombolan malaikat nongol dari maqom paling langit untuk bersembahyang dalam relung nerakamu. Eranganmu makin gonggong. Kafilah anjing melolong. Mulut komat-kamit...
Info Penting Hari Ini !!!
Jumat, 29 November 2024
Senin, 07 Oktober 2024
03.46.00
Mustopa Kamal
No comments
KECAMUK SUNGSANGPuisi: Mustopa Kamal BtrKita hanyalah kecamuk sungsang yang terbiar di belantara duka. Menumbuh dari belukar luka yang disiangi manusia-manusia penuh sesal dan dosa. Akankah selamanya harus mewarisi kutukan durjana. Pada yang berdetak kian berderu menabuh ragu; malu. Sampai kapan. Kapan sampai. Suratan kian kutuki siratan. Oh Tuhan. Tiada duka paling akbar, selain menasbihi sesal sepanjang jalan. Kenapa harus; harus kenapa....
Sabtu, 05 Oktober 2024
18.28.00
Mustopa Kamal
No comments
TUMBAL AYAHPuisi: Mustopa Kamal BtrPada ayah yang telah kutumbalkan tubuh bangkaiku sebelum kepergianmu. Kau kafani opsi-opsiku. Kau takbirkan empat kali segala raguku. Lalu kau kuburkan ruhku pada makam paling janggal. Pada ayah yang telah kusedekahkan nawaituku dalam hikayat paling dramatis. Ingkarku adalah doamu, cemasku adalah ridhamu, iyaku adalah bahagiamu. Pada ayah yang telah kujihadkan perasaanku di penghujung senjamu. Kini yang...
18.20.00
Mustopa Kamal
No comments
AJARI LAGI AKU TERTAWAKarya: Mustopa Kamal BtrSejak itu, aku sudah lupa bagaimana cara tertawa Mak.Awan makin gulita menyelimuti tubuh penatku.Jamaah jin kian menggurita menertawai sesalku. Jemput aku Mak. Di kota ini tak ada lagi kudapati senyum manis, yang tinggal hanya dendam iblis. Segudang nasehat dan obat tiada lagi beri pulih, yang membekas hanya perih dan pedih. Jemput aku Mak. Ulami aku doa, agar bisa lagi melukis ta...
04.24.00
Mustopa Kamal
No comments
MENGEONGKarya: Mustopa Kamal BtrDi tengah hamparan sawah ini kita kaisi dan tangisi masa depan. Savana padi kian menari di atas asa yang kita semai semenjak dari buaian Mak. Kita punguti keong-keong ini satu per satu, lalu kita masukkan ke dalam ember airmata temaram. Kita cakari pematang sawah untuk menertawai dan memarahi segala yang sirat. Kata ibu, kalau kita tak mengeong, nanti itik-itik itu tidak akan menghibahkan rejekinya untuk...
Selasa, 28 Maret 2017
21.14.00
Mustopa Kamal
MAKALAH
No comments

Makalah
Sistem
Peradilan Pidana
Jinayah
siyasah
Fakultas syariah
& hukum
UIN SUSKA RIAU
2015
BAB I
PENDAHULUAN
Sistem peradilan pidana merupakan
suatu jaringan (network) peradilan yang menggunakan hukum pidana sebagai sarana
utamanya, baik hukum pidana materil, hukum pidana formil maupun hukum
pelaksanaan pidana. Namun demikian kelembagaan...
21.12.00
Mustopa Kamal
MAKALAH
No comments

Makalah
MEWUJUDKAN YANG PERADILAN JUJUR
Jinayah Siyasah
Fakultas syariah
& hukum
UIN SUSKA RIAU
2015
BAB I
PENDAHULUAN
Puji dan rasa syukur marilah senantiasa kita panjatkan atas
rahmat, nikmat dan hidayah yang telah dicurahkan Allah sang Pencipta kepada
kita, serta salawat dan salam tentunya juga tidak akan lupanya kita hadiahkan
kepada...
21.10.00
Mustopa Kamal
MAKALAH
No comments

Makalah Tentang 'ILLAT
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang
Untuk
memahami makna dan hakekat hukum atau aturan-aturan yang telah disyariatkan
Allah SWT. Yang berfungsi sebagai alat untuk mengatur hidup dan kehidupan umat
manusia bukanlah persoalan yang mudah. Hal ini dapat dipahami bahwa semua
aturan yang telah ditetapakn Allah tersebut, pada akhirnya...
Langganan:
Postingan (Atom)